Komunikasi di dalam Relationship itu Penting Gak Sih?


Dalam kehidupan sehari-sehari tentunya kita sebagai manusia sering banget sama yang namanya berinteraksi, bersosial, berkomunikasi antar sesama manusia lainnya. Baik itu ngomongin seputar masalah di kehidupan, seputar relationship maupun gosipin tetangga yang hamil di luar nikah. Kecuali yaa kalo emang lo itu tipe orang yang introvert yaitu gak suka bergaul dengan orang banyak/luar, but at least lo pasti pernah yang namanya berkomunikasi walaupun cuma sama kenalan lo dari Omegle.com. Di dalam berkomunikasi itu ada 2 peran, peran pertama itu lo harus jadi pendengar peran ke dua itu jadi pembicara. Nah lo bisa pilih mau jadi pendengar atau mau jadi pembicara. Tapi tentunya dari kedua peran itu lo dituntut untuk bisa menjaga sikap dari lawan bicara, baik itu saat mendengarkan maupun berbicara. Dengan menjaga sikap nantinya lo pun akan mendapatkan feedback positif dari lawan bicara lo, misalnya dia menghargai pendapat lo, mendengarkan apa yang lo omongin dengan baik dan lain-lainnya. Sebelum membahas lebih lanjut, gue jelasin pengertian dari komunikasi dulu
.
Komunikasi menurut KBBI adalah
Ko-mu-ni-ka-si/1 pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami;hubungan;kontak 2 perhubungan ; --dua arah komunikasi yang komunikan dan komunikatornya dalam satu saat bergantian memberikan informasi; --formal komunikasi yang memperhitungkan tingkat ketepatan, keringkasan, dan kecepatan komunikasi
Kalo menurut filosofi gue Komunikasi adalah proses penyampaian pesan yang dilakukan seseorang atau kelompok (Sender) secara efektif agar lebih mudah dipahami dan dimengerti oleh penerima (Receiver) dengan tujuan tertentu.

Well sesuai judul, yang gue bahas disini bukanlah komunikasi secara umum melainkan komunikasi yang dilakukan oleh seseorang dalam menjalin suatu hubungan (relationship). Dalam menjalin hubungan tentu komunikasi itu sangatlah penting untuk menjaga efektifitas kenyamanan terhadap pasangan, terutama buat yang hubungannya udah lama. Dengan berkomunikasi lo bisa mengenal lebih jauh tentang pasangan lo, mulai dari kebiasaan dia, sikap dan perilaku dia bahkan sampe ke hal-hal yang lebih pribadi kayak melakukan phone sex  (eh yang ini gue ngarang). Komunikasi pun dapat membuat suatu hubungan menjadi lebih harmonis karena adanya pertukaran (sharing) pendapat terhadap satu sama lain. But sometimes banyak pasangan terutama abg-abg labil (termasuk cabe-cabean) yang gak terlalu mementingkan arti dari komunikasi sehingga dapat mengakibatkan miss-communication (salah paham). Kalo udah adanya timbul salah paham kayak gini dan sama-sama egois gak mau mencoba memperbaiki komunikasinya maka bisa gue pastikan hubungannya gak akan bertahan lama, paling-paling cuma beberapa bulan yaa ibarat ‘monkey love/cinta monyet’ aja.
Selain karena miss-communication tadi, salah satu penyebab lain rusaknya hubungan yaitu kurang berkomunikasi. Mereka yang sibuk dengan kegiatan nya masing-masing tanpa memperdulikan hubungannya, misalkan lo sibuk dengan pekerjaan lo sedangkan pasangan lo sibuk dengan teman-temannya, sibuk dengan pekerjaanya atau mungkin sibuk sama om-om hidung belang. Lo yang gak tau apa yang dilakukan, dirasakan, diinginkan dari pasangan lo begitupun dengan sebaliknya maka akan sangat susah untuk mengerti kemauan pasangannya, nah hal yang kaya gini yang bisa menimbulkan konflik dalam hubungan lo! walaupun hanya masalah sepele banget. Sebagai contoh gue buat percakapnnya dibawah

*Di telfon*

Cowok: “Hallo beib…”
Cewek: “Yaaa hallo beibbbb, kenapa kok tumben nelfon?”
Cowok: “Hari ini ada film seru lhooo, lari pagi yuk?”
Cewek: “Lah apa hubungannya film sama lari pagi?”
Cowok: “Oiya yak, yaudah nonton yuk?”
Cewek: “Ohh aku gak bisa masih banyak pekerjaan yang harus diselesain hari ini.”
Cowok: “Yaudah besok aja gimana?”
Cewek: “Besok harus ketemu client.”
Cowok: “Kamu sibuk banget sih! Gak bisa luangin waktunya buat aku apa?”
Cewek: “Kaya kamu gak gitu aja! kemarin-kemarin aku ajakin shopping, nonton dan lain-lainnya emang kamu bisa? YA ENGGAK TUH!”
Cowok: “Kok jadi kamu yang marah sih! Aku kan kerja buat kamu!”
Cewek: “YAAA AKU JUGA KERJA BUAT KITA!”
Cowok: “Yaudah sekarang mau kamu apa?”
Cewek: “AKU CAPEK SAMA KAMU, AKU MAU KITA BREAK DULU!”
Cowok: “Oke kalo itu mau kamu, FINE!”
Lalu sih cewek menelpon seseorang
Cewek: “Hallo, om aku udah renggang nih sama pasangan aku”
Om: “Wih bagus dong, berarti sekarang kita bisa berduan dong? Yaudah nanti om reserve hotel dulu yaaa sayang.”
Cewek: “Ok om, ntar jemput aku aja ya ditempat biasa, jangan lupa pake Lamborghini nya.”
Om: “Ok sayang, see you, emuachhhhhhhh.”
Cewek: “you too muach muach muachhhhhh.”

Wah ternyata ceweknya beneran selingkuh sama om yang tadi dan untuk percakapannya gak bisa gue lanjutin lagi karena menyangkut masa depan blog ini. Gue gak mau blog yang ini kena banned lagi sama google karena nge-share percakapan mesum yang tidak sepatutnya di perlihatkan ke halayak luas mengingat pengguna internet saat ini bisa dilakukan oleh siapa saja kecuali bayi/balita, orang gaptek dan mbok jamu yang ‘hot’ langganan gue. Takutnya kalo gue share beneran percakapan gue dan di baca oleh pengguna internet dari berbagai kalangan yang mungkin gak sengaja tersesat di blog ini terus dipraketkan dirumah, apa kata Kak Seto? bisa di blokir menkominfo nih my lovely blog! Makanya mending gak gue share lah percakapannya. Tapi buat lo yang 18+ dan udah pernah onani/mens tetep kekeuh mau baca percakapan selanjutnya, bisa mail ke: heiiiden@Icloud.com. Begitulah kira-kira percakapan yang terjadi kalo didalam hubungan yang jarang berkomunikasi, permasalahan kecil pun akan dijadikan sebuah permasalahan besar. Setelah itu, you guess? iya hubungan lo gak akan ada kerhamonisan lagi atau bahkan yang lebih parah hubungan lo gak bertahan lama.

Buat lo yang ngerasain komunikasi dengan pasangan lagi agak renggang, secepatnya lah berusaha untuk memperbaiki semuanya sebelum terjadi kejadian kayak tadi. Di Era serba modern ini lo akan sangat mudah sama yang namanya berkomunikasi (asal niat, kalo gak niat yaa percuma), mulai dari Instant Messaging, Calling, atau yang lagi trend yaitu Video Call. Lo bisa dengan sangat mudah melakukan hal itu semua cukup membutuhkan koneksi internet doang, anytime and anyplace. Gak ada lagi dah tuh yang namanya alesan sibuk atau gak punya internet (beli aqua satu biji di di Sevel dan lo bisa internetan gratis sepuasanyaaaaaaaaaaaa). Tapi dari itu semua tentu aja komunikasi face to face (tatap muka) itu sangat lah penting! sesibuk-sibuknya elo melakukan sesuatu berusahalah untuk mencari waktu luang agar bisa berkomunikasi dengan pasangan. Mau di tempat yang mahal atau yang paling terpinggirkan itu gak penting, asal lo bisa mencurahkan keluh kesah lo ke pasangan, menceritakan tentang kesibukan masing-masing bahkan kalau bisa ajak bercanda dikamar (jangan ngeres dulu, maksudnya biar lebih leluasa bercandanya). Is that very simple, right? Dengan adanya komunikasi yang baik, komunikasi yang lancar maka bisa gue pastikan gak akan ada lagi tuh permasalahan-permasalahan sepele kayak tadi, pasangan lo yang selingkuh sama om-om dan tentunya hubungan lo bakalan lebih harmonis dari yang sebelumnya dong hehehehe. Lo juga jadi tau apa yang diinginkan dia, apa yang dirasakan dia, apa dilakukan dia, iya lo jadi tau semuanya! Gak akan ada lagi kebohongan selama saling terbuka dan percaya satu sama lain, gak akan ada lagi kejadian miss communication selama gak egois satu sama lain, gak akan ada lagi!

Jadi kesimpulannya, apakah komunikasi di dalam relationship itu penting? Jawabannya PENTING BANGET, secara bayangin aja kalo hubungan tanpa komunikasi itu kayak gimana? kayak LIMBAT? Gak mungkin kan elo selama berhubungan dengan pasangan lo cuma bersuara ‘herrrrr herrrrr, hemmmm errrrrrggg’ freak abis gila. Sedikit saran dari gue, berusahalah untuk tetap berkomunikasi walaupun hanya greeting sekalipun, niscaya hubungan lo bakalan lancar kayak jalan tol.


And this is end of my post. Jika lo merasa komunikasi lo dan pasangan sudah mulai renggang atau berkurang, segeralah lakukan perubahan sebelum masalah-masalah yang gak diinginkan terjadi, jangan melulu pas ada konflik baru diselesain karena lo gak akan tau apa yang terjadi selanjutnya dengan masalah itu. Capek juga ya nulis sepanjang ini, huft! but thank you yaa guys buat kunjunganya, kalo kalian punya tips atau hal lainnya seputar komunikasi dalam relationship bisa share di box komentar dibawah yaakkk. God bless you J
Communication is actually so important. To be able to tell the other what's on your mind without fighting or arguing. And without communication you are just two people spending time in the same place.

Share this:

SIAPA HEIIIDEN?

Seorang kuli kantoran yang juga freelance writer di blog ini dan sangat ahli dalam urusan mengorek-ngorek celengan, sudah berpengalaman lebih dari 2 tahun dengan ribuan celengan yang telah berhasil di korek. Paling gak bisa gombalin cewek, tapi kalo godain mamah-mamah muda udah jadi makanan sehari-hari. Doyan banget ngopi terutama Frappucinno dan doyan masak juga, mau dimasakin? mail to: heiiiden@icloud.com

0 comments:

Post a Comment

Comment yang baik baik aja yaaa